Ribuan masyarakat Yogyakarta memadati hajatan akbar Puncak acara HUT ke-252 Kota Yogyakarta yang dimeriahkan dalam sebuah pesta karnaval internasional ‘Jogja Java Carnival’ di kawasan nol kilometerYogyakarta, Sabtu malam (25/07).
Pawai akbar keliling jalan utama kota Jogja dalam bentuk street performance yang diadakan pada malam hari. Diisi dengan perpaduan budaya tradisional dan modern dari kelompok kesenian lokal, regional, maupun internasional yang dirancang secara profesional dengan mengambil lokasi Malioboro sebagai landmark Kota Jogjakarta. Dikemas secara kolosal. Dimeriahkan dengan pawai dan hiasan di sepanjang jalan yang didukung dengan teknologi pencahayaan terkini. Pawai diikuti oleh negara Korsel, Jepang, Lebanon, dll ah lupa saia.
Rute
Start : Alun–alun Utara Jogjakarta
Jalur Karnaval : Sepanjang Malioboro – dari arah selatan menuju utara
Finish : Taman Parkir Abu Bakar Ali
Saia menyaksikannya bersama teman2 KOMSI saia yang setia. Ada Bang Innu, Budi, Arme, dan junior 2006 Fitria. Ada juga anak2 mantan KOMSI yang sudah masuk ekstensi ILKOM Bang Huda, Bu Febri, Bu Achy, dkk.
Seru banget kami berangkat jam setengah tujuh. Itungannya sih telat karena gak dapat tempat parkir yang enak. Alhamdulillah dapat tempat parkir juga.
Pas karnaval wah kacau banget penontonnya pada membludak di depan tribune utama untuk undangan VIP. Seperti yang sudah direncanakan, dari bawah pangggung disemprotkan asap putih tebal yang berasal dari dry ice. Anda semua tahu kan dry ice terbuat dari apa? CO2 (karbondioksida). Seperti yang kita ketahui, CO2 tidak diperlukan oleh tubuh. Sepertinya hal ini disengaja oleh panitia. Bukan untuk memeriahkan pawai dengan asap putih tebal, tetapi untuk mengusir penonton karena baunya yang aduh ai.
Selain fenomena di atas, saia juga melihat seorang remaja yang didorong secara paksa supaya turun dari panggung VIP karena berdiri di depan panggung yang bukan haknya oleh panitia.
Hmm……..
Catatan penting buat penyelenggara JJC. Jangan berbuat kasar kepada sesama manusia. Peace mannn………… Kami bukan superstar. Kaya dan terkenal. Kami bukan saudagar yang punya banyak kapal. Kami bukan bangsawan. Kami bukan priyai. Kami hanyalah orang yang ingin dicintai……..
Setelah acara JJC selesai dilanjutkan dengan acara foto2. Demi facebook ooy. Lalu kami ngambil motor di parkiran untuk lanjut acara makan malam jam 11 lewat. Lapar euy. Makannya di warung Pak Pele di Alun2 Utara. Rasanya biasa2 aja, gak bisa dibilang mak news. Tapi harganya waow bisa buat makan 3x sehari. Saya sarankan kalo mau makan nasi goreng yang enak di Jakal Km 4.5. Nah tu ntar ada Karunia Catering>>terus>>ada simpangan>>Ada Warung Padang Ronah>>Tepat di seberang warung padang tersebut>>nama warungnya BAROKAH>>bukanya malam. Bang Budi pun mengakui kenikmatannya. Enak… Mak news… Cuma 6000 oy.
Foto2nya ada di facebook. Di facebook Bang Innu juga ada.