Senin kemaren jalan2 ke dealer Honda yang besar di Jombor menemani Bang Hafiz beli motor baru. Beberapa hari sebelumnya Bang Hafiz sudah survey dealer rupanya. Jadi, pas hari H tinggal milih motornya sekalian bayar tunai.
Pertama datang ke dealer. Trus ngobrol sama customer service. Bang Hafiz milih Supra X 125D warna item. Trus kami ke warehouse ngeliat motor yang mau dibeli ditemani seorang mbak2 customer service chinese yang rambutnya dicat ramah baik hati dan interaktif. Soalnya yang di showroom cuman bwt pajangan. Gudangnya bertingkat2 tapi kami cuman naik ke lantai yang buat nyimpan motor. Kami liat motor pilihan Bang Hafiz ada 2. Karena masih baru ya hampir gak ada bedanya. Udah selesai nyatat motornya kami balik lagi deh ke showroom. Kata mbaknya mau diantar apa dibawa sendiri? Ah… daripada ribet Bang Hafiz pengen langsung bawa pulang sendiri aja. Lagian dia takut disoraki sama anak2 kostnya. Motor baru… Motor baru… Makan2… oyyy…….
Karena pengen dibawa pulang sendiri, terpaksa deh Bang Hafiz nunggu 3 jam, sedangkan saia ada kuliah sejam lagi. Yawdah… Waktu yang tersisa kita manfaatkan bwt main Honda Safety Riding Simulator. Ini adalah simulasi motor Honda dengan basis komputer. Komputernya sih gak mutu amat. Kualitas grafik 3D jaman PS1. Untuk memainkannya kita naik di simulator berbentuk tempat duduk, ada setang motor, dan ada footstep sekalian rem dan persnelingnya. Ada 2 mode motor, yaitu Otomatis dan manual. Untuk Manual ada 4-speed rotary, 5-speed, dan 6-speed. Untuk jalurnya ada jalur Latihan, Jalan Besar, Jalan Sempit, dan Turing. Setiap pilihan jalur ada lagi pilihan lintasan-lintasan. Setiap kita selesai satu lintasan kita akan mendapat evaluasi berupa nilai. Nilainya bisa diprint lho… Jadi, kita introspeksi diri apakah gaya mengemudi kita sudah aman. Wakaka…..
Hehehe… ini kan simulasi. Yang perlu Anda ketahui dengan simulasi adalah “Separah apapun Anda jatuh gak bakalan sakit“. So, yang kami lakukan adalah “ngebut dengan kecepatan penuh nafsu membabi buta” yang tidak akan dapat kami lakukan di jalan raya beneran. Kalo saia sih biasa dengan gaya ngebut yang lumayan hati2… Hehehe… Nabrak terus. Sedangkan Bang Hafiz nyoba ngebut di simpang 4 lampu lalu lintas tikung ke kiri dengan gaya Valentino Rossi. Yeah… Sukses nabrak mobil dari arah berlawanan. Kami sih gak ada berusaha safety riding. Ini mah malah jadi pelampiasan dalam berkendara. Kayak game GTA. Wakaka……
Menurut saia Honda Safety Riding Simulator dari sisi software sudah termasuk lengkap. Tapi melihat dari environmentnya sepertinya software ini tidak dibuat oleh orang Indonesia. Soalnya jalan2 dalam simulator ini lebih mirip jalanan di Jepang. Jadi, kami berkesimpulan bahwa software ini hanyalah software buatan Jepang yang ‘string‘nya sudah diedit ke dalam bahasa Indonesia.
Kelebihannya
+ Mendukung semua jenis motor Honda.
+ Mendukung semua jenis jalan di Indonesia (sampe gang2 kecil juga ada).
+ Evaluasi perilaku mengemudi setelah finish.
+ Nggak sakit kalo kecelakaan (ya iya lah namanya juga simulasi).
Kekurangan
- Secara fisik jarak tempat duduk dengan footstep terlalu jauh ke belakang (maksudnya tempat duduk terlalu ke belakang).
- Fisik tidak bisa dimiringkan ke kiri dan kanan seperti motor di game center.
- Kecelakaan selalu membuat Anda terguling2 (padahal Anda cuma ditabrak sepeda butut).
- Grafik kurang detil.
- Tata suara kurang mantap.
- Tempat duduk terlalu kecil. So, gak bisa boncengan (padahal lumayan kalo bisa bawa cewek cantik, tapi kalo mau boncengan juga bisa tuh tambah asyik lagi karena rapat banget jadi pelukannya bisa tambah kuenceng tuh…).

Waduh enak tuh gak luka kebut-kebutan liar dan gak ada tilang. Kalau di most wanted sudah bintang 6
apaan bintang 6?
Nabrak orang aja langsung kecelakaan
Hooohoho…baru denger ada beginian
coba bikin di Milan
seru tuh buat nunggu jeda kuliah
ahahahaha
tu maksud landhes buat nunggu jeda kuliah apa buat alasan ga kuliah??
trus hasil evaluasiny mas-ny gmana???
hasil evaluasinya buruk
nabrak mulu
gak sabaran
wakaka………………