

Kemenangan sempurna diraih BrawnGP di GP Australia Minggu kemaren. Kedua pembalapnya finis 1-2 karena insiden tabrakan yang terjadi antara Sebastian Vettel vs Robert Kubica (Vettel yang nabrak). 2 Ferrari tidak mendapatkan poin dalam balap ini karena Kimi Raikkonen spin dan menabrak tembok, sedangkan Felippe Massa kehabisan bensin.
Race kali ini beda sekali dengan musim lalu di mana regulasi terbaru mobil diberlakukan, sehingga terciptalah mobih baru yang sangat halus dan rapi sekaligus janggal bentuknya.
- Sayap depan lebih rendah dan lebar.
- Sayap belakang lebih tinggi dan sempit.
- Ban slick (tanpa alur).
- KERS (optional).
BrawnGP, Toyota, dan Williams melaju dengan peranti diffuser kontroversial yang dianggap ilegal oleh Ferrari, Red Bull, dan Renault. Akan tetapi, FIA sementara menyatakan peranti tersebut legal. Tim-tim tersebut bersikeras bahwa mereka telah menginterpretasikan regulasi dengan benar. Diffuser kontroversial ini ditangguhkan hingga pertengahan April. Jika dianggap legal, maka seluruh tim F1 akan diperbolehkan meniru desain diffuser kontroversial ini.
Sebelum seri perdana digelar juga terjadi perselisihan antara FOTA dan FIA di mana sebelumnya FIA ingin menerapkan sistem penilaian medali yang berarti juara dunia adalah pembalap yang paling banyak memenangi grand prix. Hal ini ditentang FOTA karena jika suatu tim telah memenangi separuh musim, maka tidak perlu lagi mengikuti grand prix.
Ramalan saia : BrawnGP akan juara dunia jika penilaian menggunakan sistem medali karena mobil mereka memakai diffuser yang dituduh ilegal oleh rivalnya. Seandainya FIA melarang peranti itu, maka ada kemungkinan BGP-001 akan kehilangan performa ataupun jika dilegalkan, maka tim-tim lain akan meniru desain diffuser BrawnGP. Selain itu, Ferrari dan McLaren pasti akan berbenah dan akan meningkatkan performa di pertengahan musim untuk mengejar BrawnGP dan merebut poin juara.