Gemerlap Sirkuit Yas Marina — Kobayashi Impressive, Nakajima Always Looser…

Perburuan gelar juara F1 2009 tuntas sudah di GP Brazil 2 minggu lalu. GP terakhir dihelat di United Arab Emirates di sirkuit baru Yas Marina yang terletak di Pulau Yas dekat dengan kota Abu Dhabi yang merupakan ibukota UAE. Sirkuit ini didesain oleh Herman Tilke yang pernah merancang sirkuit Sepang, Bahrain, Shanghai, dan Istanbul.

Yas Marina Circuit

Baca entri selengkapnya »

F1 World Champion 2009 Ditentukan di Interlagos

Berakhir sudah perburuan title juara dunia F1 2009. Dengan gagalnya Rubens Barichello dan Sebastian Vettel menjegal Jenson Button di GP Brazil. Masih teringat memory tahun lalu di mana perebutan title juara dunia juga terjadi di sini. Spekulasi pada saat itu adalah Button juara jika dia mendapatkan podium. Jadi, untuk menjegal langkah Button menjadi juara dunia, Vettel dan Barichello minimal harus memenangi balapan sementara Button tidak mendapatkan podium.

Namun yang terjadi tidak sesuai harapan saia, Vettel mengawali start di urutan 15 dan finish di urutan ke-4, sedangkan Barichello yang mendapatkan pole position malah finish di posisi 8. Dengan demikian mulus sudah jalan Button menuju juara dunia F1 2009. Dengan demikian GP Brazil ini adalah penentuan juara dunia pembalap sekaligus konstruktor yang diborong habis oleh tim baru Brawn GP. Drama tahun ini tidak semenegangkan tahun lalu.

F1 World ChampionF1 World ChampionF1 World Champion

Yang paling berkesan di mata saia di GP Brazil kemaren adalah Kamui Kobayashi. Pembalap cadangan Toyota ini menampilkan performa maksimal dalam penampilan perdananya. Seringkali beradu wheel to wheel dengan para pembalap lama yang jauh lebih expert. Nyaris saja mendapatkan point karena hanya finish di urutan ke-9. Tidak seperti Nakajima yang selalu pecundang yang di musim 2009 ini belum mendapatkan 1 poin pun. Lagi-lagi ngerusakin mobil. Nakajima ke laut aja deh!!! Jijik saia liatnya……

Bendera finish dikibarkan oleh Felippe Massa yang sedang cuti membalap dalam masa penyembuhan akibat kecelakaan di GP Hungaria 25 Juli lalu. Massa terlihat gugup saat mengibarkan bendera finish. Gerakannya pun abnormal. Padahal cara mengibarkan bendera finish cukup disilang-silang aja. Gitu aja kok repot???

Pemenang GP Brazil 2009 adalah Mark Webber yang berarti kemenangan kedua sepanjang karirnya di F1 disusul oleh Robert Kubica dan Lewis Hamilton. Piala biru-nya terbuat dari sampah tutup botol loh…

F1 World ChampionF1 World ChampionF1 World Champion

26 July 2009 — Race Day — World Superbike, F1, motoGP

Waow… Minggu yang sangat menyenangkan karena Minggu kemaren disuguhi 3 ajang balap sekaligus. World Superbike, Formula 1, dan motoGP. Ini bukanlah sesuatu yang bagus karena saia gak dapat nonton semua race. Beberapa race bentrok dan ada juga yang gak ditayangkan.

  1. WSBK Race 2 gak ditayangin karena Trans7 udah kebelet mau nampilin Bung Mateo dan alasan utamanya adalah buat kuis kirim SMS sebanyak-banyaknya. Yah lumayan lah kuisnya buat nombok biaya beli hak siar motoGP yang sangat muahal. Padahal daripada komentar Bung Mateo dan kuis SMS dapat dimanfaatkan waktunya buat nampilin WSBK Race 2 di mana siapa tahu Ben Spies bisa jadi juara.
  2. motoGP kelas 250cc gak ketonton gara-gara F1 belum finish. Meskipun F1 yang utama, tapi rasanya tetap rugi juga gak nonton aksi The Sic meskipun dia hampir mendapatkan podium.

Baca entri selengkapnya »

KKN di Dunia Olahraga Indonesia — Kembalikan Kursi Ferrari Zahir Ali…!!!!!

Dunia olahraga Indonesia diguncang oleh berita kembalinya Satrio Hermanto mewakili Indonesia dalam ajang A1GP. Ups…Salah… Sebenarnya cuma saia yang terguncang.
a1 indonesia

Baca entri selengkapnya »

Sakhir Membosankan

Grand Prix ke-4 F1 2009 digelar di Tanah Arab Bahrain. Bahrain menggelar F1 sejak pertama kali sirkuit ini dibangun tahun 2004. Ketika itu GP Bahrain diberi penghargaan “Best Organised Grand Prix” oleh FIA. Sirkuit ini juga dikenal dengan fasilitasnya sebagai yang terbaik. Sirkuit ini terletak di tengah padang pasir yang sangat tandus, panas, kering, dan kalo lagi beruntung ada badai pasir juga lho.

Bahrain International Circuitbahrain international circuit from sky
Baca entri selengkapnya »

Duo Red Bull Kuasai Shanghai — Red Bull First Win 1-2

F1 GP Shanghai wet race sejak awal lomba start dipandu safety car. Fernando Alonso dengan konyolnya masuk pit sehingga posisi start keduanya direbut oleh Mark Webber.

Selepas safety car, Vettel melesat jauh meninggalkan mobil yang menempati posisi 2 Mark Webber. Posisinya tidak tergoyahkan hingga pisstop. Setelah BrawnGP melakukan pitstop, Vettel kembali mengambil posisi 1.

Banyak sekali insiden. Tapi yang paling menyedihkan adalah Adrian Sutil yang menyebabkannya gagal mempersembahkan point perdana bagi Force India setelah mobilnya hancur melintir menabrak tembok. Sebelumnya, mobil Robert Kubica menaiki Toyota Jarno Trulli yang menyebabkan Trulli kehilangan sayap belakang. Andalan Ferrari Felippe Massa juga retired. Naas bagi Ferrari dalam 3 seri balap perdana tidak dapat mendulang point.

Hujan terus menghiasi lomba dari start hingga finish. Duo Red Bull sukses mempecundangi BrawnGP di tengah lomba. Kedua pembalap Red Bull berhasil menyalip Jenson Button di tengah lomba. Hasil lomba kali ini membuat Button menarik kembali ucapannya bahwa Red Bull bukan tandingan BrawnGP.

Kemenangan ini adalah yang pertama dalam karir tim Red Bull yang diberikan oleh Vettel. Dengan ini Vettel berhasil memberikan kemenangan pertama bagi dua tim, yaitu Scuderia Toro Rosso dan Red Bull yang mana tahun lalu Scuderia Toro Rosso di GP Italy pada saat hujan juga. Balapan kali ini juga merupakan yang terbaik dalam karir Red Bull yang mana sebelumnya dia hanya pernah mencicipi podium terendah.

Secara keseluruhan lomba ini sangat seru karena berlangsung saat hujan dan banyak terjadi overtaking. Sirkuit Shanghai juga sangat bagus dan bahkan lebih baik daripada Sepang, meskipun basah lomba masih dapat berlangsung dengan baik.

Hasil GP China:
1. Vettel Red Bull
2. M Webber Red Bull
3. J Button Brawn
4. R Barrichello Brawn
5. H Kovalainen McLaren
6. L Hamilton McLaren
7. T Glock Toyota
8. S Buemi Toro Rosso
9. F Alonso Renault
10. K Raikkonen Ferrari
11. S Bourdais Toro Rosso
12. N Heidfeld BMW Sauber
13. R Kubica BMW Sauber
14. G Fisichella Force India
15. N Rosberg Williams
16. N Piquet Jr Renault

Tidak finis
17. A Sutil Force India
18. K Nakajima Williams
19. F Massa Ferrari
20. J Trulli Toyota

vettel winnervettel shanghaiduo red bullvettel shanghai 2009

GP Malaysia Dihentikan, Praktis Button Juara

jenson button winner gp malaysia

Balapan GP Malaysia di sirkuit Sepang berlangsung sangat seru. Dari awal start Nico Rosberg yang start di posisi 4 langsung nyeruduk ke posisi 1 hingga masuk pit stop di lap 14. Salah strategi membuat Nico Rosberg menjauh dari posisi 1. Overtaking paling seru pada saat menyalip Alonso. 3 pembalap mempecundangi Alonso dengan mobilnya yang masih payah. Sementara mobil Ferrari sangat kepayahan bahkan Felippe Massa tidak dapat mendekati Lewis Hamilton yang mana saat itu mereka berada di posisi belasan. Balapan sangat seru disajikan oleh Toyota dan Red Bull yang melakukan overtaking satu-persatu. Ketika Toyota berhadapan dengan Red Bull, mobil Toyota terbukti lebih unggul.

Hujan turun di pertengahan balap. Hujan sempat mereda. Pembalap sempat mengganti ban wet ke intermediate, tetapi setelah beberapa lap hujan menjadi badai. Banyak pembalap yang keluar lintasan. Balap semakin berbahaya dan FIA mengeluarkan bendera merah pada sisa balapan 24 lap. Balapan dihentikan hingga sisa waktu 10 menit. Akhirnya balapan dihentikan dan posisi pimpinan balap sementara Jenson Button praktis menjadi juara.

Hasil Grand Prix Malaysia, Minggu (5/4/2009)
1. Jenson Button        Brawn GP              (B)  1h10:59.092
2. Nick Heidfeld      BMW Sauber            (B)  + 22.722
3. Timo Glock         Toyota                (B)  + 23.513
4. Jarno Trulli        Toyota                (B)  + 46.173
5. Rubens Barrichello   Brawn GP              (B)  + 47.360
6. Mark Webber        Red Bull-Renault      (B)  + 52.333
7. Lewis Hamilton      McLaren-Mercedes      (B)  + 60.733
8. Nico Rosberg       Williams-Toyota       (B)  + 71.576
9. Felipe Massa         Ferrari               (B)  + 76.932
10. Sebastien Bourdais      Toro Rosso-Ferrari    (B)  + 102.164
11. Fernando Alonso        Renault               (B)  +  1 lap
12. Kazuki Nakajima      Williams-Toyota       (B)  +  1 lap
13. Nelson Piquet        Renault               (B)  +  1 lap
14. Kimi Raikkonen     Ferrari               (B)  +  1 lap
15. Sebastian Vettel        Red Bull-Renault      (B)  +  1 lap
16. Sebastien Buemi         Toro Rosso-Ferrari    (B)  +  1 lap
17. Adrian Sutil         Force India-Mercedes  (B)  +  1 lap
18. Giancarlo Fisichella    Force India-Mercedes  (B)  +  2 lap

Lap Tercepat: Jenson Button 1:36.641

Out:
Robert Kubica        BMW Sauber            (B)     1
Heikki Kovalainen    McLaren-Mercedes      (B)     0

Sekali lagi Ferrari tidak mendapatkan poin.

BRAWNGP Merajai Melbourne

2009 Australian Grand Prix2009 Australian Grand Prix
Kemenangan sempurna diraih BrawnGP di GP Australia Minggu kemaren. Kedua pembalapnya finis 1-2 karena insiden tabrakan yang terjadi antara Sebastian Vettel vs Robert Kubica (Vettel yang nabrak). 2 Ferrari tidak mendapatkan poin dalam balap ini karena Kimi Raikkonen spin dan menabrak tembok, sedangkan Felippe Massa kehabisan bensin.

Race kali ini beda sekali dengan musim lalu di mana regulasi terbaru mobil diberlakukan, sehingga terciptalah mobih baru yang sangat halus dan rapi sekaligus janggal bentuknya.

  1. Sayap depan lebih rendah dan lebar.
  2. Sayap belakang lebih tinggi dan sempit.
  3. Ban slick (tanpa alur).
  4. KERS (optional).

BrawnGP, Toyota, dan Williams melaju dengan peranti diffuser kontroversial yang dianggap ilegal oleh Ferrari, Red Bull, dan Renault. Akan tetapi, FIA sementara menyatakan peranti tersebut legal. Tim-tim tersebut bersikeras bahwa mereka telah menginterpretasikan regulasi dengan benar. Diffuser kontroversial ini ditangguhkan hingga pertengahan April. Jika dianggap legal, maka seluruh tim F1 akan diperbolehkan meniru desain diffuser kontroversial ini.

Sebelum seri perdana digelar juga terjadi perselisihan antara FOTA dan FIA di mana sebelumnya FIA ingin menerapkan sistem penilaian medali yang berarti juara dunia adalah pembalap yang paling banyak memenangi grand prix. Hal ini ditentang FOTA karena jika suatu tim telah memenangi separuh musim, maka tidak perlu lagi mengikuti grand prix.

Ramalan saia : BrawnGP akan juara dunia jika penilaian menggunakan sistem medali karena mobil mereka memakai diffuser yang dituduh ilegal oleh rivalnya. Seandainya FIA melarang peranti itu, maka ada kemungkinan BGP-001 akan kehilangan performa ataupun jika dilegalkan, maka tim-tim lain akan meniru desain diffuser BrawnGP. Selain itu, Ferrari dan McLaren pasti akan berbenah dan akan meningkatkan performa di pertengahan musim untuk mengejar BrawnGP dan merebut poin juara.

Balapan Terbodoh Ferrari dalam Sejarah

Tarawih 8 rakaat doang. Udah selesai trus lari2 pulang mau nonton kemenangan kandidat juara dunia F1 2008 di GP Singapore, yaitu jagoan saia Felippe Massa di tim Scuderia Ferrari.

Massa sudah memimpin balapan dari pole position hingga kecelakaan Piquet Jr. yg menyebabkan keluarnya safety car.

Mobil2 pada pit stop. Dan ternyata setelah lampu pit ferrari udah ijo, ternyata selang bahan bakarnya belum dicabut. Mobil Felippe langsung ngibrit yang menyebabkan selangnya putus kebawa sampe ujung pit lane dan menjungkirbalikkan seorang mekanik. Alhasil sang calon juara dunia jagoan saia gak jadi menang.

Udah gitu Felippe Massa kena penalty “Drive Through” yang menyebabkan posisinya makin buruk ke belakang di belakang tim cupu Force India.

Akhirnya balapan malam pertama dalam sejarah F1 ini dimenangkan oleh Fernando Alonso yang di musim ini belon pernah naik podium.

Harusnya Ferrari kena denda berat karena menerapkan sistem pit stop otomatis yang super bego itu karena terbukti dapat menyebabkan 2 bahaya yaitu, selang belum dicabut ato tabrakan sama mobil lain yang lagi melintas di pit lane.

Ditulis dalam F1. Tag: , , . Leave a Comment »