Hmmm… Gara-gara keasyikan facebook jadi males nulis blog. Jadi gini, saia mau mengomentari debat capres putaran pertama kemaren. Dari searching di Google ketemu satu tulisan di blog yang menilai debat capres putaran pertama. Poin-poinnya adalah sebagai berikut
- Jakartapress.com – “Debat Capres 2009 Tidak Bermutu”
- Public.Kompasiana- “Debat Capres Putaran Pertama: Tidak Cerdas dan Menjemukan”
- Liputan6 : “Debat Capres Monoton”
- VIVANEWS: “Baru Janji dan Hanya Sekedar Angka”
- Banjarmasin Post “Debat Capres, Apa Lomba Pidato Ya?”
- Sriwijaya Post – “Debat Capres Adem Ayem”
- SUARA MERDEKA CYBERNEWS – “Debat Capres Tanpa Perdebatan”
- Pemilu.okezone.com- “Debat Capres 2009 Tak Natural & Terkesan Menghapal”
Kesimpulan penulis blog adalah sebagai berikut
“Secara pribadi, saya pun memandang acara Debat Calon Presiden yang digelar kemarin itu tak ubahnya seperti acara monolog yang narcisistik Mereka lebih asyik berbicara tentang dirinya dan menganggap benar menurut dirinya sendiri. Selain itu, terkesan pula para capres ini tidak suka mendebat sekaligus juga tidak suka didebat, serta lebih senang “ngomongin” orang di belakang, ketimbang berbicara terus terang di hadapan orangnya.”
Yeah… Saia setuju. Berhentilah menjadi pecundang!!! Jangan beraninya cuma menghujat orang lain di belakang. Kalo berani ngomong langsung di depan orangnya.





























![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://rizakasela.files.wordpress.com/2009/08/valid-rss.png)











.jpg)

