[RAMALAN] Pilpres 2009

Semua orang boleh meramal.

Yang tidak saia sukai dari seorang peramal adalah jika pada suatu kejadian dia bilang “Sudah saya ramalkan sebelumnya”. Padahal dia belum pernah mempublikasikan ramalannya sebelumnya. It’s bullshit. HOLY SHIT!!!!!!

Kalo berani seharusnya seorang peramal ngomong di depan. Jangan ngomong belakangan. Entah itu ramalan tsunami kek, ramalan pesawat nabrak gedung wtc kek, ramalan banjir kek, ramalan bola kek, pokoknya semua ramalan.

Sekarang saia coba meramalkan Pilpres 2009. Pemenangnya adalah SBY

Pesan moral : Sebaiknya Anda Percaya!!!!!!

Pilpres 2009 – Make Your Choice!!!!!!

Pilpres 2009 tinggal 2 hari lagi.
Make your choice for Indonesia!!!!!!

Debat Capres = Debat Para Pecundang

Hmmm… Gara-gara keasyikan facebook jadi males nulis blog. Jadi gini, saia mau mengomentari debat capres putaran pertama kemaren. Dari searching di Google ketemu satu tulisan di blog yang menilai debat capres putaran pertama. Poin-poinnya adalah sebagai berikut

  1. Jakartapress.com – “Debat Capres 2009 Tidak Bermutu”
  2. Public.Kompasiana- “Debat Capres Putaran Pertama: Tidak Cerdas dan Menjemukan”
  3. Liputan6 : “Debat Capres Monoton”
  4. VIVANEWS: “Baru Janji dan Hanya Sekedar Angka”
  5. Banjarmasin Post “Debat Capres, Apa Lomba Pidato Ya?”
  6. Sriwijaya Post – “Debat Capres Adem Ayem”
  7. SUARA MERDEKA CYBERNEWS – “Debat Capres Tanpa Perdebatan”
  8. Pemilu.okezone.com- “Debat Capres 2009 Tak Natural & Terkesan Menghapal”

Kesimpulan penulis blog adalah sebagai berikut
“Secara pribadi, saya pun memandang acara Debat Calon Presiden yang digelar kemarin itu tak ubahnya seperti acara monolog yang narcisistik Mereka lebih asyik berbicara tentang dirinya dan menganggap benar menurut dirinya sendiri. Selain itu, terkesan pula para capres ini tidak suka mendebat sekaligus juga tidak suka didebat, serta lebih senang “ngomongin” orang di belakang, ketimbang berbicara terus terang di hadapan orangnya.”

Yeah… Saia setuju. Berhentilah menjadi pecundang!!! Jangan beraninya cuma menghujat orang lain di belakang. Kalo berani ngomong langsung di depan orangnya.